Kamis, 13 Maret 2014

Keyla’s Love
        
  Hujan rintik rintik menemani pagi ini, Keyla
tak bisa lagi beraktifitas ke kantor. Hujan pagi ini membuatnya teringat ketika melewati hari –hari yang begitu bermakna bersama Adi,pacarnya. Menunggu adalah hal yang sangat membosankan. Keyla kemudian mengambil handphone dan menelpon Adi. Terlalu banyak waktu untuk menelpon, namun hujan tak juga reda.
Setelah matahari mulai melawan hujan, akhirnya Adi datang menjemput. Keyla dan Adi berangkat ke kantor. Hari ini adalah hari istimewa bagi keyla ,karena hari ini Adi bisa menjeputnya.  Adi memang terlalu sibuk dengan pekerjaanya, tapi Adi selalu sempat memberi perhatian pada Keyla.
Tiap hari terlewati,sampai menginjak 3 tahun berpacaran, Keyla begitu bahagia memiliki Adi, tak terlintas difikirannya, untuk pergi sedetikpun dari Adi, cowok yang selalu menemani hari- harinya.
Hari ini adalah hari ulang tahun Adi, Keyla sibuk mempersiapkan kue yang ia buat sendiri special untuk Adi, Keyla memang memiliki sisi yang lebih romantis dibandingkan Adi. Semua hal telah ia persiapkan dengan sangat matang. Keyla pun datang ke kantor Adi dan memberikan surprise  disaksikan teman-temanya.

“ Happy birthday ya sayang ” , seru Keyla
Adi hanya diam,seperti  tidak senang dengan perayaan itu
Keyla yang selalu ceria ,seru sendiri disaksikan teman – teman Adi. Adi lalu menarik tangan Keyla, untuk berbicara.
“Keyla….untuk apa semua ini? ”
“Ini untuk ngerayain hari ulang tahun kamu sayang…”
“Iya…tapi gak kaya gini juga caranya, kekanak – kanakan banget tau,pake bawa kue segala,emang aku anak kecil” ,bentak Adi
Keyla bingung,tak mengerti dengan apa kesalahan yang ia lakukan. Keyla dengan tampang polosnya pergi karena ucapan Adi.
                Keyla memang seperti itu, di umurnya yang udah mendekati 23 tahun ,ia tetap seperti kekanak- kanakan. Sedangkan Adi selalu merasa sok dewasa,
Keyla terlalu memuji Adi ,baginya Adi adalah yang terbaik, tidak ada lagi tempat lain dihatinya selain Adi. Tapi Adi berbeda belakangan Adi merasa kalau wanita yang ia pacarinya itu adalah wanita yang masih berusia 10 tahun lebih muda dari umurnya. Adi mulai jenuh dengan sifat Keyla, Adi mulai tak peduli pada cewek yang sudah menemaninya 3 tahun belakangan ini.
             Awal bulan Januari ini, Keyla mendapat musibah, ia mesti dirawat di rumah sakit, beberapa kali Keyla menghubungi Adi, tapi adi tak pernah mau peduli, baginya Keyla hanya anak kecil yang terlalu haus akan perhatian. Semenjak saat itu Keyla sadar dengan perubahan yang terjadi pada Adi,  Keyla mulai bertahan, bersabar dan berubah menentukan sikapnya. Adi mulai tak terdengar gaungnya lagi.. suatu ketika Keyla bertanya pada Adi.

“Masihkah ada Cinta untukku. Adi?”
Adi tak menjawab, acuh tak acuh pada Keyla
“Bisakah kamu menjawab pertanyaan itu?”
“Jika aku tak punya perasaan itu, apa tanggapanmu?”
“Kalau kamu tak mencintai ku lagi, tinggalkan aku disini sendiri, untuk apa kita bersama , kalau tidak ada cinta antara kita”.
“Kamu bersedia mendengar apapun keputusanku??”
“Iya…Apapun itu asal itu membuatmu bahagia, aku akan bersedia” , jawab keyla
Kali ini sepertinya keyla gerah dengan sifat Adi, bertahan bukanlah cara yang tepat untuk menghadapi Adi. Adi terlalu egois mengartikan kasih sayang Keyla,tapi Keyla memang masih sangat kekanak- kanakan.
Sehari dua hari mereka bisa berpisah, tapi pasti kembali lagi, kemudian putus lagi kemudian kembali..sampai berulang – ulang kali. Ini adalah awal bulan februari, tepatnya februari ke empat yang mereka lalui dan mereka balikan lagi.
Keyla belakangan sudah semakin matang dan dewasa, namun sepertinya sekarang Adi yang kekanak-kanakan. Ketika itu ia melihat Keyla bersama seorang cowok, seorang teman nya, Adi begitu gusar,marah tidak karuan pada Keyla. Sedangkan Keyla merasa ia tak memiliki salah, karena cowok yang sedang  bersamanya itu tidak lain adalah hanya temannya. Tapi adi tak pernah percaya itu.         Berhari – hari di bulan kasih sayang itu Adi begitu membenci Keyla, hanya karena salah paham. Keyla sudah berusaha menjelaskannya berulang-ulang,tapi itu tak cukup membuat Adi tenang.
Adi kemudian berpaling pada Riska, cewek teman sekantornya. Riska tentu lebih cantik dari Keyla. Tapi hatinya belum tentu lebih baik dari Keyla.  Untuk beberapa hari Adi tak memperdulikan Keyla, semakin tak peduli  pada Keyla. Keyla tau kekasihnya itu telah banyak berubah, bukan Adi yang pernah ia kenal dulu.
Hujan mulai deras awal bulan ini. Keyla menunggui Adi didepan kantornya, tapi secara nyata Keyla melihat Adi jalan bareng dengan Riska. Itu membuat Keyla kecewa. Tapi Keyla tetap bersabar.
Ini adalah  2 hari sebelum hari kasih sayang tiba. Keyla sudah mempersiapkan kado untuk diberikan pada Adi. Keyla mulai melupakan semua luka yang telah Adi torehkan di hatinya.
“Sayang ,malam valentine nanti kita kemana?” ,Tanya Keyla pada Adi
“aku sedang gak kepengen kemana – mana key..”  jawab Adi ketus
“koq gitu..bukannya kita selalu ngrayainnya seperti tahun – tahun lalu?”
“Udah, jangan cerewet, itu dulu key…kita dulu kekanak –kanakan banget ya,, valentine tu bukan hari itu aja.tiap hari kita bisa rayain valentine dengan kasih sayang, jadi udahlah jangan berlebihan banget menilai valentine”
“terus kenapa dulu kamu selalu mau merayakannya ,terus kenapa baru sekarang kamu bicara kaya gini, kamu sadar gak penjelasanmu tadi itu menyakitkan di…”
“justru kamu yang mesti sadar key,kita dah dewasa, jangan terlalu kekanak – kanakan menilai hal kecil kaya gitu, untuk apa kado?, untuk apa perayaan?, gak ada pentingnya tau..”
“Kaya gitu ya ….,kenapa kita jadi berantem kaya gini sih Di,, kalo kamu gak mau ngrayaain bareng aku, ngomongnya baik – baik dong, gak perlu ngatain aku kekanak- kanakan ato apalah, gimana kalo kita dinner aj,sekedar melewati malam kasih sayang itu.?”,Keyla berusaha mengalihkan emosi Adi
“Gak perlu…, aku rasa aku dah mulai bosan dengan sifat kamu Key,”
“Maksud kamu”
“Kita Putus aja Key,kayaknya ini jalan terbaik untuk kita”
Keyla terkejut dengan perkataan Adi
“Apa..? Tapi salahku apa  Di..?”
“gak perlu banyak alasan untuk mutusin kamu..”
             
  Ingin rasanya Keyla tak mesti menangis, ingin terlihat tegar, tapi air mata tak bisa berbohong, ia harus selalu mengalir di sela- sela akhir perpisahan itu. Hati rasanya remuk, kenapa Adi setega itu padanya, Keyla kemudian menutup lembaran lama itu, memulai membuka lembaran baru dengan kertas baru berharap bisa kembali ditulisi tinta cinta baru.
Ini adalah bulan Maret, Bulan pertama yang mampu Keyla lewati sendiri. Dengan  idenya ia membuat akun FB baru hanya iseng- iseng belaka. Dari situ Kemudian ia add seorang cowok bernama Erdy . dan dari situlah Erdy dan Keyla berkenalan,sehari, duahari ,tigahari ia mengenal pria ini, yang ternyata Erdy adalah kakak kelasnya waktu duduk dibangku SMP. Hari kelima Erdy yang sering ia temui menyatakan perasaanya.
“key..aku suka padamu, .”
Keyla setengah tidak percaya, kalau lelaki setampan dan setajir Erdy menyukainya. Kenapa secepat ini Erdy menyatakan perasaanya padaku, fikir Keyla.
“Serius km?”,lanjut Keyla
“iya serius…”
“Kenapa secepat ini , bukankah kita baru berkenalan?”, Tanya Keyla penasaran
“Karena aku gak punya banyak waktu lagi Key…”
“Iya,,,,tapi aku belum bisa jawab,”
“iya,,aku tunggu jawaban mu “jawab pria manis berlesung pipi ini
setelah perpisahannya dengan Adi ,baru hari ini ada pria yang membuat hatinya bergetar dan kembali hidup.
keesokan harinya  Erdy datang kembali, membawa senyum manisnya dan datang menagih cinta pada Keyla.
“Key,,bagaimana, apa kamu mau jadi pacarku?”
“haruskah sekarang jawabannya?”
“Iya key…2 hari lagi aku mesti ke luar negeri melanjutkan kontrak pekerjaanku,kita hanya bisa bertemu sekarang dan besok.
“Tapi……”
“Tapi  apa key…kalau kamu menerimaku ,aku sangat berharap kamu setia padaku,tunggu aku setahun,dan aku akan pulang kembali”

                Keyla masih bingung dengan perasaanya, aku pasti masih bermimpi Tuhan, Erdy terlalu sempurna untukku,sedang aku tak kan pernah pantas mendampinginya,ini seperti pungguk merindukan bulan rasanya aku pungguk yang tak kan mungkin menjangkau Bulan, meskipun Bulan selalu menerangi semua sisi gelap yang ia temui. Aku harus sadar diri,aku gak boleh suka padanya.fikir Keyla
“Key…….”, Erdy membangunkan Keyla dari lamunannya.
“mmmhmm ….iya,,kenapa?”
“Lho..koq kenapa…jawabanmu apa Key,aku tadi nembak kamu….”
“Maaf,,,,aku gak bisa Er….”
Erdy diam kembali, entah apa yang ia fikirkan.
“Iya..kalau itu mau kamu,gak apa –apa Key ” jawab Erdy tenang.
“Maaf, aku gak bisa nolak kamu Er..” lanjut Keyla sambil tersenyum,meskipun ia sendiri bingung apakah Erdy serius atau tidak dengannya.
Erdy pun meraih tangan Keyla Seraya berkata
“makasi ya Key, aku sayang banget sama kamu, kamu berjanji kan setia nunggu aku sampe  aku pulang lagi nanti kan,”
“Iya Er..aku janji..”
“Janji kan kamu gak bakal tinggalin aku?”
“Iya Sayaang,aku janji…”jawab Keyla sambil mengacungkan jari manis nya pada Erdy, dan Erdy pun membalasnya sambil mengelus rambut Keyla.
Mereka berdua Nampak bahagia sebagai pasangan baru di malam minggu itu.

**Minggu Pagi…**
“Selamat pagi Cinta” sapa Erdy didepan rumah Keyla
“Pagi sayang, “
“anterin aku pergi beli barang – barang perlengkapan buat berangkat besok ya?”
“iya….”jawab Keyla senang
Pagi itu pun semua terasa begitu indah, Keyla masih merasa mimpi bisa jalan dengan cowok seganteng Erdy, dalam hatinya dia masih tetap merasa kalau yang sekarang ia alami hanya sebuah mimpi yang pasti akan berakhir ketika ia terbangun nanti. Ketika mereka berjalan ditengah keramaian,semua pasang mata tertuju pada kedua pasangan ini. Keyla merasa risih, ingin tahu apa yang sebenarnya orang – orang fikirkan tentang dirinya.  Apakah orang- orang berfikir kalo mereka pasangan serasi ataukah sebaliknya.
Akhirnya sampai malam pun tiba, Erdy meraih tangan keyla dan mencium keningnya,
“ada yang ingin kuceritakan padamu.”
“apa…?”Tanya Keyla penasaran.
“sebenarnya aku sudah bertunangan”
“maksud kamu…?,kamu becanda kan?”

“gak,aku sama sekali gak becanda,bahkan aku lebih dari sekedar serius”
“terus kenapa,kamu pacarin aku….”
“Maaf….mungkin ada baiknya kita temenan aja”
Keyla menarik nafas dalam – dalam, melepaskan pegangan tanganyya, dia seperti kembali bangun dari tidurnya selama beberapa hari ini. Keyla pun tak berusaha kembali bertanya alasan mengapa dan mengapa  kemarin Erdi menyatakan perasaanya, dan memutuskannya kembali hanya dalam waktu 24 jam.
“Ternyata benar ya ini cuma Mimpi..” ,kata Keyla lemas
“Maafin aku key….aku berangkat besok,kamu jaga diri baik – baik ya..”,kata Erdy sambil mengusap rambut Keyla seperti yang selalu ia lakukan.
              Akhirnya Keyla menutup akhir minggu ini dengan luka kembali dihatinya. Terbangun dari mimpi yang begitu indah, bermimpi memeluk pangeran. Perpisahan itu sempat membuat Keyla menangis, meskipun ia baru saja mengenal cowok itu, tapi kenangan beberapa hari bersamanya membuat ia begitu bahagia, mimpi itu terlalu manis untuk dilupakan.
           Tulisan dari tinta cintanya harus ia hapus kembali. Keyla hanya bisa  mengenang apa yang masih bisa ia kenang, melupakan apa yang mesti ia lupakan. Bukankah Cinta itu Anugerah, ketika kita berusaha mencintai seseorang, harusnya kita sudah tau resiko untuk kehilangannya. Tuhan pasti punya rencana – rencana indah dibalik kegagalan yang telah kita lewati,karena Cinta tak akan pernah mengarahkan kita pada orang yang salah,tapi Cinta hanya memberikan waktu kita lebih bersabar untuk menemukan orang yang tepat. “Keyla, Cinta itu terlalu indah untuk ditangisi”.

2 komentar: