Selasa, 19 Maret 2024

MIMPI


Tanggal 18 Nopember kami memutuskan melakukan operasi untuk varicocle karena suami dinyatakan punya sperma yang ga bagus ..ga normal.. jadi untuk memperbaiki keadaanya tidak ada cara lain kecuali dilakukan operasi varicocle...itu rasanya pertama kali ngeliat suami gak berdaya selama 5 tahun perkawinan. Badanya emang tinggi kurus, tapi dia gak pernah mengeluh sakit. jadi ngeliat dia gak bisa gerak habis operasi itu..uh..kasiaaan.setelah itu kami harus break HB nunggu keadaaan pulih, bolak balik ke rumah sakit berdua sudah jadi biasa di masa pandemi gini, pdahal awalnya kami benar - benar parno dan ketakutan mesti operasi dimasa pandemi.

 Tanggal 12 Januari 2021 awal memulai lagi perjuangan ku....hari itu aku harus di HSG untuk tahu keadaan rahimku paten ato tidak. Pemikiran sudah jauh...bukan takut karena prosesnya tapi takut akan hasilnya. jam 6 sore tepat sembahyang trisandy berbunyi...proses dimulai... tak lupa aku tanya ke dokter " dok. suami saya boleh mendampingi?"
" tentu..silahkan.."

pikirku siapa tahu dengan ada suami ak bisa acak acak dia kalo aku merasa sakit...aku tutup saja mataku dengan tangan kiri dan tangan kanan meremas remas tangan suamiku kalo - kalo aku merasa sakit..

aku harus disuruh angkat pantat..turunin.miring kiri miring kanan sesuai intruksi dokter.

berselang 30 menitan sih rasanya prosesnya selesasi..ak disuruh bersih2 lah ..dan dilakukan pemotretan yang terakhir..

akhirnya prosesnya selesai..hasil sudah keluar dengan sedikit takut aku tak banyak bertanya..penasaran tapi merasa takut untuk tahu..

samar - samar dokter yang suaranaya kadang  tak terdengar karena tertutup masker

" ini rahim ibu paten, ga ada masalah apa -apa" 

pembayaran di tahun 2021 itu dengan nominal Rp.2.400.000,- lumayan mengeruk dompet di awal tahun

lega rasanya...pokoknya habis periksa udah niat banget mesti jalan - jalan beli apapun terserah yang penting ak amu melegakan hati...akhinya suami mau anterin jalan - jalan ke toko baju.sempat milih - milih baju tiba - tiba perut sakit..keram mau kayak lahiran gitu.. suami telpon dokter katanya sih g masalah cuman disuruh minum obat pereda rasa saja.. 30 menit dari tempat praktek sampai rumah lumayan bikin sakit.. sampe rumah ga enak makan pas makan dikit..mual...lansung muntah kayak masuk angin..perut begah g karuan...dipaksa - paksain tidur akhirnya mau juga tidur.

esok dan lusa perut masih rada nyeri kaya abis operasi cesar plus keluar darah sama flek flek sampai hari ke 3 nya. perjuangan yang benar - benar haris dilewatin..dibutuhin tenaga, usaha, tekad yang bulat, sabar dan pastinya ada uang yang cukup untuk menghadapi itu semua.

Senin tanggal 18 Januari 2021 aku kembali ke dokter obgn. memberikan  hasil hsg meskipun sebelumnya sudah kukirimkan fotonya lewat aplikasi whatsapp....

baru saja masuk ruang dokter...dokter sudah tau itu saya 

"sudah bawa hasil hsg?"

"sudah dok..."

"hasilnya bagus,  gak ada masalah, untuk sekarang ibu kontrol mens nya saja dulu

"iya dok"

diresepin  lah aku inlacin 1x1 dan eturol 1x1, masih belum tau obatnya untuk  apa..nanti aja deh pulang dari dokter ak searching di mbh google pikirku

"saya gak ngasi obat untuk perangsang biar mens lho buk?" kata dokter

"tapi saya sepertinya ragu bisa mens dok, kalo tidak dirangsang obat"kataku

"iya dicobak saja dulu, siapa tau ibu bisa mens tanpa harus memakai obat,.. memangnya ibu mau terus - terusan ketergantungan obat?

"iya gak sih dok" jawabku sambil agak ragu,, ya sudahlah kalo memang petunjuk dokter kaya gitu..

kemudian  dokter melanjutkan lagi " nanti bapak (suami) tolong tes sperma lagi ya bulan maret!" suruhnya lagi

udah gitu pembayaran nya lumayan lah setengah juta,

3 Januari 2021

beberapa kali timbul flek, aku pikir ak bisa hamil karena beberapa kali search bisa jadi hamil terjadi menimbulkan flek, kebayang pagi - pagi mau cek, udah mimpi aneh2. jam 5 an aku bangun .segera aku ambil test pack dan cepet - cepet aku test... denggg..deeng..deng.... masih garis 1 ....gak terlalu kepikiran sih, coba -cobak sok nangis menghayati suasana, tapi biasa saja.. masih keinget pesen suami, gak usah terlalu dipikirin, nanti stres, yang penting tetap berusaha. dan selalu aku inget ada buah hati yang selalu menghiburku 'lOVITA '

Terkadang ada rasa kangen untuk liat perut menggelembung , ketika lihat di cermin pasti sangat menggemasakan, merasakan lagi perut bergerak - gerak

tapi bahkan  hanya untuk melihat 2 garis merah di test pack rasanya sulit sekali, begitu sulit meskipun sudah diringi doa, harapan harapan tapi aku tak kunjung juga segera  hamil. sudah hampir setahun lebih semanjak aku program hamil ke pusat satu dokter, apapun yang dikatakan dokter aku sudah jalankan bersama suami, tapi tak kunjung juga berhasil. hanya saja aku tak pernah merasa sendirian aku selalu ditemani suami dan penghibur setiaku 'Lovita' yang selalu membuatku lupa untuk ada adik untuknya.

2 tahun setelah itu.......

next ke blog selanjutnya



PERJALANAN LOVITA KU
 
Hari ini tanggal 5 maret 2016, h2c menanti dedek bayi lahir, perkiraan terakhir tanggal 22 Maret 2016, Hari ini belum ada rasa sakit apa - apa yang kurasakan. aku masih sibuk bekerja, setiap pagi kubangunkan suamiku untuk mengantarkan ku berjalan - jalan mengelilingi jalan sekitaran tempatku tinggal. Lelah memang sangat lelah, ngantuk memnag sangat ngantuk, tapi aku harus terus berjalan. masalah demi masalah juga terus aku temui, sudah berusaha lakukan yang baik, gak banyak ngoceh, selalu berada dibawah, tapi toh masalah dengan orang - orang sekitar masih saja ada. kutingkatkan lagi kedekatanku kehadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa, berharap dan berdosa Beliau selalu menjagaku dan suamiku, tapi sempat juga didera sakit yang membuatku tak bisa beraktifitas seperti biasanya. suamiku sangat siaga, siang malam menjagaku saat aku terbaring sakit, menyuapiku meskipun aku tak nafsu makan. terimakasi suamiku sudah merawat ku sampai kini aku kembali sehat.
sekarang aku sudah belajar lebih hati - hati membawa diri, apalagi kandunganku udah semakin besar, aku ingin manjaga dedek sampai dedek bisa lahir sehat , selamat, lengkap, normal dan sempurna sampai di hari dia lahir tiba.
Hari ini 14 Maret 2016, debay dibilang dah masuk panggul. tapi masih bingung mesti olahraga apa aja  biar lebih lancar pas persalinan nanti, ada yang bilang mesti pel jongkok, pel nungging . galau jadinya
belum lagi bingung mikirin tempat lahiran nanti, udah fokus ke satu bidan. yang ini suruh ke bidan ini, yang itu suruh ke bidan itu. makin tambah galalu. debay kalo waktunya lahir debay pasti lahir kan. jangan bikin mama cemas, galalu dan kepikiran,mudah - mudahan pas lahiran nanti debay gak banyak bikin sakit ibu ya.. ibu sayang sekali ama debay, udah gak sabar pengen ketemu kamu cantik/ganteng.
Tuhan lancarkanlah semua, jauhkan hamba dari pemikiran - pemikiran negatif dan omongan - omongan yang bikin hamba bingung. aku berpasrah pada-Mu Tuhan. Jalan-Mu pasti jalan terbaik.
Hari ini 16 Maret 2016, belum terasa sakit apa - apa juga, hanya selangkangan masih kerasa sakit dan susah digerakkan, BAK makin menjadi - jadi. Pagi -pagi kubangunkan suamiku, kuajak dia berjalan - jalan disekitaran rumah, untung ditengah lelahnya dia masih bisa menyempatkan bangun untuk menemaniku jalan - jalan. makasi banyak yang sayang. kemarin sempat berkeliling mall untuk membeli perlengkapan si debay, uang habis,, tak masalah ,kami berdua ingin memberikan yang terbaik untuk si debay. Teringat akan tas suamiku yang sudah robek, bahkan aku tak bisa menyisihkan uangku untuk membelikannya tas, karena semua uang yang ia dapat dari bekerja telah diberikannya padaku. barusan aku ke puskesmas mencari surat keterangan hamil, tapi sepertinya para bidan di puskesmas kurang mengerti maksud kami, akhirnya kami ke dokter pribadi BPJS kami, akhirnya surat keterangan hamil didapat dengan benar - benar usaha. aku ingin debay terdaftar BPJS. aku pingin semua administrasi kumiliki agar persalinan ku tidak menyusahkan kedua orang tua kami. karena aku gak tau keadaan ku ini bisa melahirkan normal ataukah tidak. aku sebenarnya sangat berharap si debay bisa terlahir normal, astungkara ya Tuhan.
Tanggal 25 Maret 2016 ,aku memutuskan ke SPOG. betapa terkejutnya kalau dokter mengatakan janin ku 3,7 dan aku tak akan bisa melahirkan karna kendala pinggulku yang sempit. kami terlihat lesu , tidak terbayang harus dapat uang darimana jika melakukan operasi seccar.
beberapa hari menuju hari HPL perut terasa mulas, semua terasa sakit, saking bodohnya aku gak tau kalo itu adalah ciri - ciri mau lahiran. akhirnya aku ke bidan, disitu aku tau kalau sudah ada bukaan 2, jam 10 malam  tanggal 27 maret 2016 akhirnya aku dan suamiku berangkat ke Rumah sakit, betapa sakitnya perut yang sudah ada bukaan 2 harus duduk ngangkang naik motor. uhhft...
jam 11 malam sampai dan sudah harus puasa karena besok pagi harus sudah operasi. semalaman setiap jam dede bayi di cek terus detak jantungnya. aku malah yang takut, takut dede bayi kenapa - napa. aku sudah gak diijinkan untuk berdiri takut nambah bukaan. hanya bisa berbaring diatas tempat tidur ruang persalinan. suami ku adalah suami yang  hebat., dia menemaniku memeluku sampai aku terjaga. kesana kemari melayani apa yang aku minta. rasa haus tak terhankan. tidur tak bisa nyenyak.. ingin cepat ketemu dede bayi tapi takut juga ngebayangin operasi itu. dalam hati aku terus berdoa berharap IDSHWW selalu menyertai ku dan calon bayiku.
setiap jam detak bayi normal. jam 5 aku dibangunkan disuruh mandi untuk persiapan operasiku. 
sekitaran jam 10 pagi, dedek bayi ku dilahirkan dengan operasi Secar. Putri cantik , gembul dengan BB 3,5 Kg dan pajang 53 cm seperti perkiraan dokter kemarin. Betapa bahagianya menanti putri kecilku. dia adalah keajaiban dalam hidupku. katakutan karena aku tidak bisa hamil membuat ku begitu percaya akan kebesaran Tuhan. keajaiban muncul dikeluarga kecil kami. Terimakasih Tuhan , Terimkasih suamiku dan Teimakasih Anaku yang kuberi nama Luh Lovita Sarma Wulandari yang artinya anak pertama buah cinta sari (namaku) lanang pastima (suamiku) yang seperti bulan. karena memang wajahn anaku cantik bulat seperti bulan. I love you nak , ketika suatu saat kamu bisa membaca nanti, kamu bakal tau perjuangan mamak dan bapakmu.